tahitian noni order online
Jeffry C.Laseduw | jlaseduw@gmail.com | 0313523182 | 08999229999

KISAH MEREKA YANG SEMBUH DARI DIABETES 

DENGAN TAHITIAN NONI

Luka Diabetes Kasminten 82 tahun Sembuh dengan 1 botol TNBB

 
KasmintenNenek Kasminten (82th) jatuh dari kamar mandi dan mengalami patah tulang pada lengan sehingga harus dioperasi. Karena beliau menderita diabetes, bekas jahitan operasi menjadi luka yang susah kering, memborok, gatal dan bernanah.

Berbulan-bulan kami sekeluarga sangat prihatin dengan keadaan ini. Apalagi keadaan beliau juga sangat lemah sehingga harus sering berbaring dan menggunakan kursi roda. Hingga akhirnya saya mengenal Tahitian Noni Bioactive beverage (TNBB) dalam sebuah seminar di Sidoarjo.

Awalnya saya tidak yakin dan tidak suka produk MLM. Namun karena penjelasan produk yang masuk akal akhirnya kami mengonsumsikan 
Tahitian Noni Bioactive pada nenek dengan dosis 60ml pagi dan menjelang tidur.

Dua hari setelah mengkonsumsi 
Tahitian Noni Bioactive luka mulai mengering meski belum sempurna namun terjadi perubahan energi yang dirasakan beliau. Badan beliau menjadi tidak lemas dan terasa lebih sehat.

Seminggu kemudian botol pertama habis, kami membelikan Tahitian Noni Bioactive lagi untuk beliau dan kami sangat terkejut saat menjenguk beliau karena lukanya sudah sembuh, bersih dan halus.
Betapa bahagianya ayah saya ketika melihat Ibu nya sudah sehat kembali setelah selama kurang lebih 6 bulan keadaannya sungguh memprihatinkan. Kini keadaan nenek saya jauh lebih baik dari sebelumnya.
Beliau tidak lagi menggunakan kursi roda, makannya lahap, dan bisa datang ke acara dimana saya sedang mengikuti lomba atau sebuah kontes sebagai supporter bersama anggota keluarga yang lain.
Betapa bahagianya saya dan keluarga dengankeadaan ini. Terima kasih Allah, terima kasih 
Tahitian Noni Bioactive


DIABETES KOMPLIKASI GANGGREN 

KESEMBUHAN SRIYATI DARI KENCING MANIS AKUT

Vonis amputasi sudah sempat dilayangkan pihak medis kepada Ibunda kami, Sriyati, ujar M. S. Yahya, putra Sriyati yang menetap di Blitar, Jawa Timur. Sejak saya duduk dibangku SMA, ibu sudah menderita diabetes. Selama ini kami hanya mengupayakan upaya medis sederhana dan pengobatan alternatif, untuk menanggulangi derita yang ibu alami.

Firda

Menjelang bulan puasa tahun 2007, kami dipertemukan dengan TAHITIAN NONI JUICE sebagai mediasi kesembuhan ibu. Alhamdulillah Allah mengijinkan penyakit diabetes ibu terobati dengan mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE 7 x 20cc  setiap hari selama dua bulan.

Bulan puasa 2007 menjadi puncak penderitaan ibu kami. Gula darah dalam tubuhnya mencapai angka 474. Ibu sempat tak bisa berjalan karena bengkak dan luka dikakinya. Hal tersebut juga membuatnya mendapatkan vonis amputasi oleh dokter. Sebuah solusi yang tidak diinginkan oleh ibu kami dan kami semua. Sambil mencari alternatif pengobatan lain, kami diperkenalkan oleh TAHITIAN NONI JUICE.

Minggu pertama mengonsumsi TAHITIAN NONI JUICE, ibu sudah mulai enak makan. Biasanya ibu tidak bisa makan apapun, karena penyempitan ditenggorokannya. belum lagi masalah jantung yang mendera tubuhnya, sampai-sampai lambung dan paru-parunya ikut mengalami kerusakan. Tapi semuanya berangsur membaik dan normal.

Sebulan kemudian, bengkak serta luka dikaki ibu berangsur-angsur membaik. ibu sudah bisa berjalan, bahkan keluhan penglihatan dimatanya juga semakin berkurang. dari sinilah saya yakin bahwa kandungan di dalam tahitian noni juice yang bisa mengatasii masalah diabetes adalah benar adanya.

Saya hanya ingin menekankan, jika Allah SWT menciptakan sesuatu pasti ada manfaatnya, buah noni dari tahiti bisa menjadi penawar penyakit yang dialami ibu saya.


Mengatasi Diabetes dan gangguan kesehatan di masa tua
Aminudin : Waspada Kesehatan di hari tua

Mengatasi Diabetes di masa tua Aminudin

Penyakit Gula Diabetes. Usia senja menjadi momok bagi sebagian orang terhadap kesehatan mereka. Begitu pula yang dialami oleh Aminudin, 66 tahun. Menginjak masa tua Aminudin mulai khawatir akan tingkat kesehatan yang semakin menurun, “Bertambahnya usia bukan berarti bertambah pula nikmat yang diberikan Allah SWT,” tegasnya.

Penyakit Gula Diabetes. Sejak usia 50 tahun, Aminudin mengalami penurunan nikmat sehat yang diturunkan Allah SWT, mulanya, Aminudin menderita Hipertensi. Ia pun diminta dokter untuk mengurangi makanan yang berpotensi memicu tekanan darahnya. Belum lagi fungsi jantungnya yang semakin tahun semakin menurun kinerjanya. “Saya sempat dioperasi akibat penyumbatan pada jantung,” cerita Aminudin. Saat usianya menginjak 65 tahun Aminudin divonis dokter mengidap penyakit gula, gula darahnya mencapai lebih dari 220.

Penyakit Gula Diabetes. Tingginya penyakit gula Aminudin membuatnya mudah terserang Penyakit Kulit. Karenanya Aminudin harus menjalani diet ketat untuk mengontrol gula darahnya. “Inilah puncak penderitaan saya, saya tidak bisa makan bebas,” katanya.

Penyakit Gula Diabetes. Agustus silam, saat Aminudian menghadiri pengajian di dekat rumahnya, oleh tuan rumah Aminudin di kenalkan Tahitian Noni Juice untuk mengatasi penyakit gula nya. “Saya penasaran dan mencobanya, sehari saya minum 2 x 30 cc,” ungkapnya. Ketika ia mendengarkan pemaparan Dr. Amarullah tentang dosis yang diperlukan untuk penyakit gula, Aminudian melipatgandakan dosis konsumsi Tahitian Noni Juice.

Penyakit Gula Diabetes. Dalam waktu 3 bulan, penyakit gula yang ia derita berangsur-angsur membaik, bahkan dokter yang merawat Aminudian sempat bingung dengan hasil medisnya. penyakit gula Aminudian kembali normal, fungsi jantung serta penyumbatan jantung semakin membaik. “Alhamdulillah Allah SWT telah mengutus Tahitian Noni Juice sebagai obat alami untuk kesehatan saya,” ujarnya senang.

Terapi Diabetes | Menangani Diabetes Melitus 40 Tahun | Testimoni Yusuf Ikhsan

Diabetes 40 tahun sembuh

Dulu Yusuf Ichsan, 67 tahun, selalu menakar kadar gula yang masuk kedalam tubuh. Pasalnya ia mengidap diabetes melitus semenjak usia 27 tahun. Badan kerap merasa lemas, dan aktifitas terhambat karena tidak boleh merasa lelah. “Cape sedikit pasti badan akan merasa sesak,” katanya.

Namun semenjak ia rutin mengonsumsi Tahitian Noni Juice April 2008 lalu, gula darahnya yang selalu berkisar 200 keatas, kini berangsur normal menjadi 140. “Sebelum saya menjalani shalat Tahajud, saya mengonsumsi Tahitian Noni Juice dahulu,” cerita kakek delapan cucu ini.

Cobaan yang diujikan ALLAH SWT kepada Yusuf Ikhsan mencapai puncaknya pada 2003 silam. Sesak nafas yang berkepanjangan, tidak bisa buang air kecil, hingga badannya yang tidak bisa bergerak menjadi pelengkap kasih sayang ALLAH kepadanya. Sudah beragam cara, baik medis maupun alternatif untuk mencari kesembuhan, namun kesembuhan tak jua menyapa. “Saya hanya berikhtiar, hasilnya saya pasrahkan kepada ALLAH SWT,” tegasnya.

Memasuki tahun ketiga penderitaannya, Yusuf diperkenalkan Tahitian Noni Juice oleh anaknya Natalia Susianingrum. Awalnya Tahitian Noni Juice ditolak mentah-mentah oleh Yusuf, “Katanya jamu! Jamu kok manis, mana bisa buat diabetes melitus ku, yang ada malah tambah parah,” ungkapnya dulu. Sekitar 3 tahun anak dan istrinya harus bersabar untuk mengajak Yusuf meminum Tahitian Noni Juice secara rutin.

April 2008 lalu, dengan bujukan dan rayuan, akhirnya Yusuf mau mengonsumsi Tahitian Noni Juicesecara rutin. Setiap pagi, sore, dan menjelang sholat Tahajud menjadi jadwall rutinnya mengonsumsiTahitian Noni Juice. Hanya berselang 7 bulan mengonsumsi Tahitian Noni Juice secara rutin, Yusuf Ikhsan kaget melihat hasil lab untuk gula darahnya yang berkisar 140. “Selama 40 tahun belum pernah gula darah saya berkisar kepala angka 1, minimal angka 2.”

“Alhamdulillah derita saya selama 40 tahun bisa terobati. Dulu saya antipati terhadap jus ini, justru sekarang saya amat membutuhkannya. Karena itu pada kesempatan testimoni ini Tahitian Noni Juice menjadi mediasi kesembuhan diabetes melitus saya. Saya menganjurkan pada mereka yang masih ragu untuk mengonsumsinya. Saya adalah bukti nyata keampuhan jus noni asal tahiti ini. Ingat doa yang diselaraskan dengan ikhtiar adalah solusi terbaik. Artinya keyakinan menjadi faktor penting dalam usaha kesembuhan diri. Dan Tahitian Noni Juice menjadi mediasi tepat untuk kesehatan.”

Mengatasi Diabetes karena keturunan : Mirna S.Praja 

Mengatasi Diabetes di masa tua Aminudin

Penyakit diabetes melitus yang diderita Mirna S. Prasaja. Bukan karena pola hidup yang tidak sehat semata, namun sakit yang ia derita merupakan warisan genetik dari orang tua yang juga menderita diabetes melitus. Awalnya, Mirna tidak menyadari penderitaannya, baginya sering buang air kecil dan lemas-lemas adalah hal biasa dan wajar. Namun lambat laun hal itu menganggu hidupnya. Karenanya Mirna mencoba mencari jawabannya melalui ilmu medis.

Kekhawatiran Mirna terjawab, dokter menyatakan bahwa gula darahnya tinggi, begitu juga dengan SGOT, SGPT serta diketahui pula bahwa Mirna mengalalami asam urat yang tinggi.

“Informasi tersebut cukup mengejutkan saya, namun saya hanya bisa pasrah dan menurut saja apa yang dianjurkan dokter” ujar Mirna.

Beberapa hari berikutnya sang Paman yang mendengar hal tersebut menyodorkan Mirna Tahitian Noni Juice untuk membantu meminimalisir deritanya. Dalam hitungan minggu, gula darah, SGOT, SGPT dan asam uratnya turun drastis. Yang lebih mengejutkan Mirna adalah luka di ibu jari yang tidak sembuh selama berbulan bulan, akhirnya sirna dengan mengompresnya dengan Tahitian Noni Juice selama seminggu. Ketakjuban Mirna akan khasiat Tahitian Noni Juice bertambah ketika Tahitian Noni Juice menurunkan demamnya yang tinggi ketika menderita Tipus,

“Dosisnya 20cc setiap jam sekali, Alhamdulillaah trombosit saya kembali normal. Saya merasa bersyukur atas mukjizat yang diberikan ALLAH SWT melalui Tahitian Noni Juice” cerita Mirna.

                                                                     

                                                                   

Medical science confirms it- but the only real proof
is in how it makes you FEEL.

Ilmu Kedokteran Modern telah membuktikan

bahwa ini adalah benar-benar NYATA !

Bagaiman dengan ANDA ?

 

Untuk Order Klik "Order Risk Free" berikut  

Order Noni